Beritasatukepri.com – BATAM – Tokoh masyarakat Melanesia RMB, Moody Arnold Timisela, menggaungkan semangat “Sell Singapore, Buy Indonesia” sebagai bentuk ajakan kepada masyarakat untuk lebih mencintai, menggunakan, dan mempromosikan produk-produk dalam negeri.
Seruan tersebut dinilai sebagai langkah penting dalam memperkuat perekonomian nasional sekaligus membangun kesadaran kolektif akan pentingnya keberpihakan terhadap hasil karya bangsa sendiri.
Menurut Moody Arnold Timisela, masyarakat Indonesia, termasuk komunitas Ras Melanesia RMB, memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung pertumbuhan ekonomi bangsa melalui pilihan konsumsi yang berpihak pada produk lokal.
Ia menilai, di tengah arus globalisasi dan persaingan pasar yang semakin terbuka, masyarakat tidak boleh kehilangan kebanggaan terhadap produk buatan Indonesia.
Semangat Sell Singapore, Buy Indonesia harus menjadi dorongan bersama agar masyarakat lebih mengutamakan produk nasional, ini bukan sekadar soal perdagangan, tetapi juga tentang keberpihakan terhadap ekonomi bangsa sendiri,” Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar dalam menghasilkan berbagai produk unggulan yang mampu bersaing dengan produk luar negeri.
Mulai dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kerajinan, kuliner, hingga produk industri kreatif, semuanya dinilai memiliki kualitas yang terus berkembang dan patut mendapat dukungan penuh dari masyarakat.
Moody menilai, kebiasaan masyarakat yang cenderung mengagungkan produk luar negeri harus mulai diubah dengan membangun rasa percaya diri terhadap kualitas produk dalam negeri.
Menurutnya, dukungan terhadap produk Indonesia bukan hanya berdampak pada peningkatan penjualan, tetapi juga membuka lapangan kerja, memperkuat pelaku usaha lokal, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah, lebih jauh, ia menyebut gerakan “Buy Indonesia” sebagai bentuk nyata nasionalisme ekonomi yang perlu ditanamkan sejak dini, terutama kepada generasi muda.
Dengan membeli produk lokal, masyarakat sesungguhnya sedang berinvestasi pada masa depan bangsa, sekaligus menjaga kedaulatan ekonomi nasional di tengah persaingan global.
Ajakan tersebut juga diharapkan menjadi inspirasi bagi paguyuban Ras Melanesia RMB untuk tampil sebagai bagian dari gerakan perubahan, dengan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung produk-produk nasional. Moody percaya, semangat kebersamaan dan rasa bangga terhadap identitas bangsa dapat menjadi kekuatan besar untuk membangun Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing.
Melalui pesan itu, Moody Arnold Timisela berharap masyarakat tidak lagi hanya menjadi konsumen bagi produk asing, melainkan menjadi garda terdepan dalam membesarkan produk Indonesia di negeri sendiri.
Dengan demikian, produk lokal tidak hanya menjadi tuan rumah di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar internasional dengan kualitas dan daya saing yang semakin kuat./Mt
Red-BSK/HA
