BerandaBerita KepriGagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Diduga Sabu Cair, Tim Gabungan Bea Cukai-BNNP-Polda Kepri...

Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Diduga Sabu Cair, Tim Gabungan Bea Cukai-BNNP-Polda Kepri Amankan Kapal Asing di Perairan Tanjung Parit

Date:

Related stories

KAPOLDA KEPRI PIMPIN SERTIJAB SEJUMLAH PEJABAT UTAMA POLDA KEPRI

Kamis, 15 Oktober 2026 Batam – Kapolda Kepulauan Riau Irjen...

KAPOLDA KEPRI DAN PLN PERKUAT KOORDINASI PENGAMANAN INFRASTRUKTUR KELISTRIKAN

Rabu, 14 Oktober 2026 Batam – Kapolda Kepulauan Riau Irjen...

33 Tim Tortor Batak Siap Bertanding di Piala Johannes Kennedi Aritonang Batam

BATAM, Beritasatukepri.com — Pertemuan teknis perlombaan tortor Batak Piala...

Listrik Batam Pulih, Amsakar Achmad : Pemerintah Kawal Pemulihan Seluruh Layanan Dasar

BATAM — Gangguan pasokan listrik yang melanda Batam sejak...
spot_imgspot_img

BATAM, Beritasatukepri.com — Tim gabungan dari Bea Cukai Batam, Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kepulauan Riau, dan Polda Kepri berhasil menggagalkan dugaan penyelundupan narkotika jaringan internasional di wilayah perairan Tanjung Parit, Kabupaten Bengkalis, Riau.

Penindakan dilakukan secara tertutup pada Senin malam (17/8/2026), saat kapal tangker berbendera asing bernama MV Ocean Porter terdeteksi bergerak mencurigakan sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapal tersebut kemudian dicegat dan diarahkan menuju dermaga Kanwil Bea Cukai Kepri untuk diperiksa lebih lanjut. Hasil penggeledahan menyeluruh yang melibatkan unit anjing pelacak (K-9) milik Bea Cukai Batam menemukan barang bukti berupa narkotika jenis metamfetamina atau sabu dalam bentuk cair yang diperkirakan mencapai 2,6 ton.

Pemeriksaan dilakukan hingga ke area tangki dan lambung kapal guna memastikan tidak ada barang terlarang lain yang disembunyikan.

Kepala Bea Cukai Batam, Agung Widodo, membenarkan operasi tersebut dan menyatakan keberhasilan ini berkat kerja sama antarinstansi. “Kami memanfaatkan anjing pelacak milik Bea Cukai Batam untuk menyisir seluruh bagian kapal. Penindakan ini merupakan hasil kolaborasi lintas instansi yang berjalan baik,” ujar Agung.

Dalam operasi ini, petugas juga mengamankan 10 orang kru kapal yang seluruhnya berkewarganegaraan Myanmar. Kesepuluh orang tersebut kini menjalani pemeriksaan mendalam untuk mengungkap peran masing-masing dalam dugaan penyelundupan narkotika tersebut. Penyidik saat ini terus menelusuri jaringan di balik pengiriman narkotika itu, termasuk peran nakhoda, pihak yang memasukkan narkotika ke dalam kapal, serta pengendali utama jaringan internasional tersebut.

Jalur distribusi narkotika juga sedang ditelusuri untuk membongkar sepenuhnya alur peredarannya. Sementara itu, rincian jumlah dan jenis barang bukti masih menunggu hasil pemeriksaan lanjut serta pengujian laboratorium dari pihak berwenang. Red-BSK/HA

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img