BerandaUncategorizedTokoh Masyarakat Batam, Ismail Ratusimbangan: Tanggapi Pernyataan Li Claudia Chandra Wawako Batam,...

Tokoh Masyarakat Batam, Ismail Ratusimbangan: Tanggapi Pernyataan Li Claudia Chandra Wawako Batam, “Tidak Ada Salahnya, Hanya Salah Waktu dan Tempat Saja”

Date:

Related stories

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Batam Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

BATAM, Beritasatukepri.com – Lapas Batam bersama jajaran TNI, Polri,...

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

BATAM, Beritasatukepri.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus...

BENTROKAN DI SETOKOK, POLDA KEPRI TETAPKAN TIGA TERSANGKA

BATAM, Beritasatukepri.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda...

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, secara simbolis menyerahkan penerimaan PNBP tersebut kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
spot_imgspot_img

Pernyataan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra soal pendatang yang tidak bekerja dan melakukan pencurian sebaiknya dipulangkan, terus menuai tanggapan.

Salah satunya dari tokoh masyarakat Batam, Ismail Ratusimbangan.

Ismail menilai tidak ada yang salah dari substansi ucapan Li Claudia tersebut.

Menurutnya, yang dimaksud ‘bukan orang Batam’ adalah masyarakat yang tidak memiliki KTP Batam.

Bagi siapapun termasuk kita jika tidak ada KTP Batam ya memang bukan orang Batam, tetapi orang tinggal di Batam.

Syarat menjadi warga ya ada identitas diri,” kata Ismail, Jumat (01/05/26).

Ia menjelaskan, jika seseorang memiliki KTP Batam dan tinggal di Batam, maka ia adalah orang Batam.

Sebaliknya, jika tinggal di Batam tetapi tidak punya KTP Batam, maka bukan orang Batam.

“Inilah sebetulnya pokok masalahnya,” ujar Ismail.

Meski membela substansi pernyataan, Ismail menilai Li Claudia hanya salah dalam memilih waktu dan tempat penyampaian.

“Li Claudia Chandra, hanya salah waktu dan tempat saja bicaranya, sehingga membuat resensi bermacam-macam di masyarakat,” tambahnya.

Ismail menegaskan pandangannya sebagai warga Batam “Begitukan pandangan saya sebagai warga Batam, tentu nggak salah kalau saya punya pandangan,” ucapnya.

Ia mengaku selama di Batam sudah banyak membantu orang dari daerah lain yang belum memiliki KTP Batam, tidak melihat dia dari mana-mana kenal kita, banyak yang kita bantu begitu, kata Ismail.

Menurutnya, pernyataan Li Claudia sebagai Wakil Wali Kota Batam bukan ditujukan untuk warga Batam.

“Jadi kita kalau sudah punya identitas Batam tidak ada persoalan, begitu. Iya kan? kita bicara logika saja, ”didalam demokrasi kita semua orang tidak dilarang mengkritik, memberi saran, atau berpendapat.

” Itu pendapat dan pandangan saya kalau bicara terkait video yang lagi viral yang disampaikan Wakil Walikota Li Cluadia Chandra.

Ismail menyarankan agar warga yang belum mempunyai KTP Batam segeralah mengurusnya agar kalau ada peluang kerja dapat digunakan,” tutup Ismail terhadap rekan pewarta.(**)

Red-BSK/H.Aritonang

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img