BerandaUncategorizedSatu Tahun Kepemimpinan Walikota Batam, Amsakar Ahmad dan Wakilwalikota Batam, Li Claudia...

Satu Tahun Kepemimpinan Walikota Batam, Amsakar Ahmad dan Wakilwalikota Batam, Li Claudia Chandra

Date:

Related stories

Rokok Rave Diduga Tanpa Pita Cukai Beredar Luas di Kepri, Batam

Rokok Rave Diduga Tanpa Pita Cukai Beredar di Kepri,...

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

BATAM, Beritasatukepri.com - Aliran air yang kembali lancar membawa...

Putra Daerah Berkarya untuk Negeri, Ali Topan, S.H. Jadi Project Leader PLTS Pulau Sembur

BATAM, KEPRI, Beritasatukepri.com — Semangat putra daerah untuk kembali...

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Batam Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

BATAM, Beritasatukepri.com – Lapas Batam bersama jajaran TNI, Polri,...
spot_imgspot_img

Beritasatukrpri./20/02/2026

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, genap satahun memimpin Kota Batam sejak dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 lalu.

Setahun berselang, berbagai capaian diraih pasangan Amsakar-Li Claudia setelah memimpin Batam.

Sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp69,3 triliun atau 115,5 persen dari target, menegaskan Batam sebagai salah satu destinasi investasi unggulan nasional.

Pertumbuhan ekonomi tersebut berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Tingkat kemiskinan turun menjadi 3,81 persen pada 2025, terendah dalam lima tahun terakhir. Tingkat Pengangguran Terbuka juga menurun menjadi 7,57 persen.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 83,80, mencerminkan kemajuan pada sektor pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat.

Sejumlah capaian tersebut turut mengantarkan Batam meraih berbagai penghargaan tingkat nasional dan provinsi, di antaranya Kota Layak Anak kategori Nindya, penghargaan Indeks Harmoni Indonesia, serta penghargaan Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan.

Meski demikian, Amsakar mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang harus ditangani bersama, terutama pengelolaan sampah, penanganan banjir di titik rawan, serta optimalisasi pelayanan air bersih yang dikelola bersama BP Batam.

Berbagai langkah penanganan telah dilakukan, mulai dari optimalisasi distribusi air bersih dan penanganan 18 titik krisis air, pembangunan rumah pompa banjir, normalisasi drainase, hingga pengelolaan sampah berbasis teknologi ramah lingkungan.

Red-Bsk

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img