BerandaUncategorizedPerusakan Puluhan Tanaman Bougenvil adalah "Tindakan Vandalisme" BP Batam Melalui Ariastuty: Ini...

Perusakan Puluhan Tanaman Bougenvil adalah “Tindakan Vandalisme” BP Batam Melalui Ariastuty: Ini Ciderai Semangat Program Penataan Kota

Date:

Related stories

RAJAWALI dan Pemuda Katolik Sentil Pemko Batam: Jangan Cuma Terbitkan Imbauan! Butuh Aksi Nyata

BATAM, Beritasatukepri.com — Kondisi kabut asap yang mulai mengkhawatirkan...

Dukung Kemudahan Layanan, Disdukcapil Datang ke HKBP Batam Center, Yang dimotori Mangihut Rajagukguk Anggota DPRD Batam

BATAM, Beritasatukepri.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

BATAM, Beritasatukepri.com — Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melaksanakan...

Peduli Kesehatan Masyarakat, BP Batam Bagikan Masker di Tengah Sebaran Kabut Asap

BATAM, Beritasatukepri.com — Menurunnya kualitas udara akibat kabut asap...

Utamakan Kebutuhan Air Warga, BP Batam Buka Peluang Kemitraan Swasta dan Pemerintah

BATAM, Beritasatukepri.com — Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan...
spot_imgspot_img

BP Batam melalui Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum, Ariastuty Sirait, kembali mengecam keras tindakan perusakan puluhan tanaman bugenvil yang terjadi di beberapa titik, Selasa (19/5/2026).

Ariastuty menilai, tindakan yang dilakukan oleh orang tidak dikenal (OTK) tersebut merupakan bentuk vandalisme yang merugikan upaya pemerintah dalam menata keindahan kota. Setelah sebelumnya, ulah pihak yang tidak bertanggung jawab juga menyebabkan kerusakan terhadap ratusan tanaman jati emas di beberapa titik.

“Kami sangat menyesalkan terjadinya perusakan terhadap tanaman bugenvil yang telah ditanam sebagai bagian dari upaya mempercantik Kota Batam. Tindakan seperti ini tidak dapat ditoleransi dan telah mencederai semangat kolektif di tengah komitmen pemerintah untuk menjadikan Batam sebagai kota modern yang estetik, hijau, dan nyaman bagi seluruh masyarakat maupun para investor yang datang,” tegas Tuty, panggilan akrabnya.

Berdasarkan laporan yang ia terima, sebanyak 59 tanaman bugenvil mengalami kerusakan tanpa sebab yang jelas. Dari jumlah tersebut, 13 tanaman diketahui hilang setelah diduga dibawa kabur, sementara sebagian lainnya ditemukan dalam kondisi tercabut dan dibuang di sekitar saluran parit.

Lebih lanjut, Tuty menegaskan bahwa setiap program penghijauan dan penanaman yang digagas pemerintah di bawah komando Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk menciptakan kualitas lingkungan yang lebih baik. Kehadiran tanaman hias seperti bugenvil ini tidak hanya berfungsi memperindah wajah kota, tetapi juga menjadi simbol kepedulian terhadap ruang kota yang lebih tertata.

Ia juga memastikan bahwa BP Batam akan melakukan penanganan cepat terhadap tanaman yang rusak serta memperkuat pengawasan di sejumlah titik penataan kota untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas publik yang telah dibangun. Keindahan kota bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh warga. Jika melihat tindakan yang merusak fasilitas umum, kami berharap masyarakat tidak ragu untuk melapor agar dapat segera ditindaklanjuti,” pesannya. (DN)

Red-BSK/HA

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img