BerandaBerita KepriPerkuat Ketahanan Air Baku, BP Batam Gandeng Mc Dermott Tanam 400 Bambu...

Perkuat Ketahanan Air Baku, BP Batam Gandeng Mc Dermott Tanam 400 Bambu Betung Dibendungan Sei Nongsa

Date:

Related stories

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Batam Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

BATAM, Beritasatukepri.com – Lapas Batam bersama jajaran TNI, Polri,...

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

BATAM, Beritasatukepri.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus...

BENTROKAN DI SETOKOK, POLDA KEPRI TETAPKAN TIGA TERSANGKA

BATAM, Beritasatukepri.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda...

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, secara simbolis menyerahkan penerimaan PNBP tersebut kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

UKW PWI Kepri Angkatan 17 Sukses Digelar, 32 Wartawan Dinyatakan Kompeten Dari 36 Peserta

BATAM, Beritasatukepri.com — Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan...
spot_imgspot_img

Badan Pengusahaan (BP) Batam terus memperkuat komitmen dalam menjaga keberlanjutan sumber daya air sebagai salah satu fondasi utama pembangunan Kota Batam. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan kolaborasi dengan dunia usaha dan akademisi dalam menjaga ekosistem kawasan tangkapan air.Komitmen itu diwujudkan melalui aksi penghijauan di Bendungan Sei Nongsa, Jumat (7/8/2026).

BP Batam bersama PT Mc Dermott Indonesia menanam sebanyak 400 bibit Bambu Betung melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk “Preserving Our Water With Bamboo Planting: A Biodiversity Initiative by McDermott Indonesia”.Penanaman tersebut menyasar kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Bendungan Sei Nongsa seluas 21,55 hektare.

Kawasan ini memiliki peran penting dalam mendukung keberlanjutan sistem penyediaan air baku Batam, terlebih Bendungan Sei Nongsa merupakan salah satu infrastruktur sumber daya air yang telah beroperasi sejak 1979.Pemilihan Bambu Betung menjadi bagian dari strategi penghijauan berbasis fungsi ekologis.

Sistem perakarannya yang kuat dan lebat dapat membantu mengikat struktur tanah, mengurangi potensi erosi, sekaligus meningkatkan kemampuan kawasan dalam menyerap air.Dalam jangka panjang, keberadaan vegetasi tersebut diharapkan turut memperkuat fungsi daerah tangkapan air dan menjaga kualitas lingkungan di sekitar bendungan.

Anggota/Deputi Bidang Pengusahaan BP Batam, Denny Tondano, mengapresiasi komitmen PT Mc Dermott Indonesia serta keterlibatan Universitas Ibnu Sina Batam dan seluruh pihak yang mendukung kegiatan tersebut.

Menurutnya, menjaga keberlanjutan air baku bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia usaha dan perguruan tinggi.“Menanam pohon adalah menanam harapan untuk masa depan.

Apa yang kita lakukan hari ini merupakan bagian dari upaya menjaga lingkungan sekaligus memastikan keberlanjutan sumber daya air bagi generasi mendatang. Kami berharap kolaborasi positif ini terus berkembang dan menginspirasi semakin banyak pihak untuk bersama-sama menjaga keandalan air baku di Kota Batam,” ujar Denny.

Ia menambahkan, kolaborasi seperti ini sejalan dengan komitmen BP Batam untuk menjaga keseimbangan antara percepatan pembangunan dan keberlanjutan lingkungan. Menurutnya, pembangunan Batam tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus didukung dengan pengelolaan sumber daya alam yang terus terjaga.

Perwakilan PT McDermott Indonesia, Thomas A. Labrie, turut menyampaikan apresiasi kepada BP Batam dan seluruh pihak yang terlibat. Ia berharap program penghijauan tersebut dapat memberikan dampak ekologis yang berkelanjutan sekaligus memperkuat kepedulian bersama terhadap lingkungan di Batam.

Aksi penghijauan ini juga turut didukung Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kepulauan Riau, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Kapolsek Nongsa beserta jajaran, perwakilan PT Air Batam Hulu, serta akademisi Universitas Ibnu Sina Batam.

Melalui sinergi lintas sektor tersebut, BP Batam menegaskan bahwa keberlanjutan lingkungan merupakan bagian integral dari pembangunan Batam. Perlindungan kawasan tangkapan air, penghijauan, dan penguatan ekosistem menjadi langkah strategis untuk memastikan kebutuhan air baku tetap terjaga, sekaligus mendukung Batam sebagai kawasan investasi dan pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (EI)

Red-BSK

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img