BerandaUncategorizedPenyematan Tanda Kenaikan Pangkat Kasubsi Bimkemaswat, Perkuat Integritas dan Profesionalisme

Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat Kasubsi Bimkemaswat, Perkuat Integritas dan Profesionalisme

Date:

Related stories

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

BATAM, Beritasatukepri.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus...

BENTROKAN DI SETOKOK, POLDA KEPRI TETAPKAN TIGA TERSANGKA

BATAM, Beritasatukepri.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda...

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, secara simbolis menyerahkan penerimaan PNBP tersebut kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

UKW PWI Kepri Angkatan 17 Sukses Digelar, 32 Wartawan Dinyatakan Kompeten Dari 36 Peserta

BATAM, Beritasatukepri.com — Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan...

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

BATAM, Beritasatukepri.com - Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian sosial...
spot_imgspot_img

BATAM – Beritasatukepri.com – Lapas Batam melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyematan tanda kenaikan pangkat kepada Kasubsi Bimkemaswat. Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel Lapas Batam tersebut diikuti oleh seluruh pejabat manajerial dan jajaran pegawai, Senin (8/6).

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Batam Yosafat Rizanto menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan peningkatan kualitas kinerja, profesionalisme, dan integritas.

“Kenaikan pangkat harus menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Semakin tinggi pangkat dan jabatan yang diemban, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dilaksanakan,” ujarnya.

Selain itu, Yosafat Rizanto juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menindaklanjuti arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pentingnya menjaga integritas dan menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap pegawai harus bekerja sesuai aturan, menjunjung tinggi kode etik, serta tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan wewenang merupakan tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi dan mencederai nilai-nilai pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara.

“Pimpinan telah berulang kali mengingatkan agar seluruh jajaran tidak melakukan penyimpangan sekecil apa pun. Integritas harus menjadi komitmen bersama. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan yang diberikan negara, karena jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.(*)

Red-BSK/H.Aritonang

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img