Di Bawah Terik Matahari, Warga Batam Bersimpuh Memohon Hujan

In Uncategorized
Maret 30, 2026

Batam – Di bawah terik matahari, Senin (30/3/2026) pagi, ratusan warga bersama aparatur Pemerintah Kota Batam memadati Dataran Engku Putri, Batamcentre, bersimpuh dalam Salat Istisqa, memanjatkan doa memohon turunnya hujan setelah beberapa pekan Batam dilanda cuaca panas yang mulai berdampak pada ketersediaan air bersih.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, turut hadir dan tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah meski cuaca terik. Amsakar mengatakan, Salat Istisqa merupakan upaya batin yang berjalan seiring dengan langkah teknis yang telah dilakukan pemerintah. Ia menyebut kondisi cuaca ekstrem mulai berdampak pada menurunnya ketersediaan air baku di sejumlah waduk utama serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Kita menyadari air merupakan sumber kehidupan utama bagi masyarakat Batam. Melalui Salat Istisqa ini, kita memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa berkah, sehingga waduk kembali terisi dan risiko kebakaran hutan dapat diminimalkan,” ujar Amsakar.

Salat Istisqa tersebut dipimpin oleh Ustaz Hefri AR sebagai imam, sementara khutbah disampaikan oleh Kiai Dhoifi Ibrahim.

Dalam khutbahnya, Kiai Dhoifi mengajak jamaah untuk memperbanyak istigfar dan melakukan introspeksi diri. Ia menegaskan bahwa kekeringan yang terjadi menjadi pengingat bagi manusia untuk lebih peduli terhadap lingkungan serta meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT.

Sementara itu, berdasarkan data terbaru, tingginya intensitas panas menyebabkan peningkatan penguapan dan minimnya resapan air ke waduk. Kondisi ini turut memengaruhi ketersediaan air bersih di Batam.

Pemko Batam bersama BP Batam terus mengimbau masyarakat agar menggunakan air secara bijak, memprioritaskan kebutuhan utama, serta tidak melakukan pembakaran sampah maupun lahan secara sembarangan. Warga juga diminta waspada terhadap potensi munculnya titik api di lingkungan masing-masing.

Pemerintah berharap, melalui ikhtiar doa bersama ini, kondisi cuaca segera membaik dan ketahanan air di Batam dapat kembali stabil dalam waktu dekat. (Humas Diskominfo Batam / Ahmad Nusur)

Red-BSK/HA