BerandaUncategorizedBatam Raih Penghargaan Penurunan Kemiskinan Dan Stunting 2026 Dari Kemendari

Batam Raih Penghargaan Penurunan Kemiskinan Dan Stunting 2026 Dari Kemendari

Date:

Related stories

Aliran Air Kembali Lancar, Warga GMP Tahap 2 Sampaikan Apresiasi kepada BP Batam

BATAM, Beritasatukepri.com - Aliran air yang kembali lancar membawa...

Putra Daerah Berkarya untuk Negeri, Ali Topan, S.H. Jadi Project Leader PLTS Pulau Sembur

BATAM, KEPRI, Beritasatukepri.com — Semangat putra daerah untuk kembali...

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Batam Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

BATAM, Beritasatukepri.com – Lapas Batam bersama jajaran TNI, Polri,...

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

BATAM, Beritasatukepri.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus...
spot_imgspot_img

Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kota Batam meraih penghargaan dalam kategori penurunan kemiskinan dan stunting pada ajang Apresiasi Pemerintah Daerah (Pemda) Berprestasi 2026 yang digelar di Palembang, Sabtu (25/4/2026).

Dalam pemeringkatan, Batam bersama Kota Sungai Penuh dan Kota Pekanbaru terbaik untuk wilayah Sumatera. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) RI, Bima Arya Sugiarto, kepada Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, serta disaksikan Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen di Kota Batam. Ia menegaskan, penghargaan tersebut dipersembahkan untuk masyarakat Batam.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja kolektif kita bersama. Namun, ini bukan akhir, melainkan awal untuk terus menghadirkan terobosan yang lebih baik. Fokus kita tetap sama, yakni menjadikan Batam semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” ujarnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri RI, Tito Karnavian, menyampaikan bahwa penghargaan ini bertujuan mendorong terciptanya iklim kompetisi yang sehat antardaerah.

Ia menyebut, dari total 552 pemerintah daerah yang terdiri atas 38 provinsi, 98 kota, dan 419 kabupaten, tantangan pembangunan nasional masih sangat besar.

“Saya mengapresiasi kepala daerah yang menerima penghargaan. Jadikan ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih optimal. Bagi yang belum, tingkatkan kinerja demi kemajuan daerah masing-masing,” kata Tito.

Pemberian penghargaan ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah. Dalam Pasal 50 disebutkan, pemerintah pusat memberikan insentif fiskal kepada daerah sebagai bentuk apresiasi atas kinerja yang melampaui target.

Adapun penilaian dalam ajang ini mencakup empat bidang utama, yakni pengendalian inflasi, penurunan tingkat pengangguran, penurunan kemiskinan dan stunting, serta pembiayaan kreatif. 

Red-BSK/HA

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img