BerandaUncategorizedAmsakar Tegaskan Investasi Rempang Eco-City Harus Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Amsakar Tegaskan Investasi Rempang Eco-City Harus Prioritaskan Tenaga Kerja Lokal

Date:

Related stories

RAJAWALI dan Pemuda Katolik Sentil Pemko Batam: Jangan Cuma Terbitkan Imbauan! Butuh Aksi Nyata

BATAM, Beritasatukepri.com — Kondisi kabut asap yang mulai mengkhawatirkan...

Dukung Kemudahan Layanan, Disdukcapil Datang ke HKBP Batam Center, Yang dimotori Mangihut Rajagukguk Anggota DPRD Batam

BATAM, Beritasatukepri.com — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)...

BP Batam Perbaiki Jalan Gajah Mada Jalur Sei Ladi: Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Mulai 18 Oktober 2026

BATAM, Beritasatukepri.com — Badan Pengusahaan (BP) Batam akan melaksanakan...

Peduli Kesehatan Masyarakat, BP Batam Bagikan Masker di Tengah Sebaran Kabut Asap

BATAM, Beritasatukepri.com — Menurunnya kualitas udara akibat kabut asap...

Utamakan Kebutuhan Air Warga, BP Batam Buka Peluang Kemitraan Swasta dan Pemerintah

BATAM, Beritasatukepri.com — Badan Pengusahaan (BP) Batam terus melakukan...
spot_imgspot_img

Diskominfo Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa investasi yang masuk ke proyek Rempang Eco-City harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama melalui penyerapan tenaga kerja lokal. Penegasan tersebut disampaikan Amsakar saat menerima kunjungan kerja dan audiensi Pusat Riset Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (13/5/2026).

Kunjungan tersebut dalam rangka penelitian dan wawancara terkait studi kasus proyek Rempang Eco-City, khususnya mengenai investasi Green Belt and Road Initiative (BRI) asal Tiongkok.

Pada sesi wawancara yang membahas Energi Baru dan Terbarukan (EBT), Amsakar menjelaskan bahwa Batam memiliki karakteristik dan daya tarik investasi yang berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia. Keunggulan tersebut didukung posisi geografis yang strategis serta adanya regulasi khusus yang menopang pengembangan kawasan Batam.

Ia juga memaparkan sejarah perkembangan Batam sebagai kawasan strategis nasional yang dirancang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi. Menurutnya, perhatian Pemerintah Pusat terhadap Batam terus meningkat, terutama melalui berbagai kebijakan strategis untuk mempercepat pembangunan daerah.

“Batam memiliki independensi dalam menentukan arah investasi, namun tetap selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Kami sangat konsen terhadap transisi energi hijau,” ujar Amsakar.

Red-BSK/HA

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img