BerandaUncategorizedAmsakar-Li Claudia Salurkan 52.500 Paket Sembako Bersubsidi, Kendalikan Inflasi jelang Nataru

Amsakar-Li Claudia Salurkan 52.500 Paket Sembako Bersubsidi, Kendalikan Inflasi jelang Nataru

Date:

Related stories

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

BATAM, Beritasatukepri.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus...

BENTROKAN DI SETOKOK, POLDA KEPRI TETAPKAN TIGA TERSANGKA

BATAM, Beritasatukepri.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda...

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, secara simbolis menyerahkan penerimaan PNBP tersebut kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.

UKW PWI Kepri Angkatan 17 Sukses Digelar, 32 Wartawan Dinyatakan Kompeten Dari 36 Peserta

BATAM, Beritasatukepri.com — Pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Angkatan...

PIKORI BP Batam Salurkan Bantuan Kemanusiaan Bencana NTT melalui BAZNAS

BATAM, Beritasatukepri.com - Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian sosial...
spot_imgspot_img

BeritaSatKepri Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menyerahkan secara simbolis paket sembako bersubsidi kepada masyarakat Kecamatan Sagulung. Kegiatan tersebut berlangsung di SP Plaza Sagulung, Kota Batam, Sabtu (13/12/2025).

Penyerahan paket sembako ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mengendalikan inflasi menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

Usai membuka kegiatan dan menyerahkan paket sembako secara simbolis, Amsakar dan Li Claudia didampingi Sekretaris Daerah Kota Batam, Firmansyah, meninjau pelaksanaan pasar murah di lima titik yang tersebar di wilayah Kecamatan Sagulung.

Dalam sambutannya, Amsakar menegaskan bahwa program pasar murah bersubsidi menjadi salah satu instrumen penting untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Inflasi yang terkendali, menurutnya, akan berdampak langsung pada terjaganya daya beli warga.

“Kegiatan ini sengaja kami susun bersama Ibu Wakil untuk membantu masyarakat Batam sekaligus sebagai langkah konkret menekan laju inflasi,” ujar Amsakar.

Ia menjelaskan, upaya pengendalian inflasi juga menjadi perhatian serius pemerintah pusat melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) yang secara rutin membahas perkembangan harga komoditas strategis.

“Secara nasional, isu ini dibahas setiap minggu. Ini bentuk atensi negara agar masyarakat tidak terbebani harga tinggi, khususnya untuk kebutuhan pokok,” tambahnya.

Pasar murah bersubsidi ini dilaksanakan pada 10–17 Desember 2025 dan tersebar di 47 titik se-Kota Batam. Tahun ini, Pemko Batam menyiapkan 52.500 paket sembako, masing-masing berisi 10 kilogram beras, 2 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir. Khusus Kecamatan Sagulung, dialokasikan sebanyak 6.600 paket.

Amsakar menyebutkan, harga paket sembako di pasaran mencapai lebih dari Rp200 ribu. Namun, melalui program subsidi ini, masyarakat cukup menebus dengan harga Rp100 ribu per paket.

“Mudah-mudahan apa yang kita lakukan hari ini dapat memberikan ketenangan dan kenyamanan bagi masyarakat Batam. Ini adalah salah satu bentuk bakti kami kepada seluruh warga Batam,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Amsakar juga menyinggung sejumlah capaian pembangunan yang diraih Pemko Batam, di antaranya peningkatan nilai investasi dan pertumbuhan ekonomi daerah. Ia juga menyampaikan bahwa angka kemiskinan di Batam berhasil ditekan hingga berada di kisaran 8 persen.

“Ini menunjukkan bahwa berbagai upaya pemberdayaan masyarakat, bantuan untuk lansia, intervensi pengendalian harga, hingga program pemberian seragam sekolah gratis benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.

Menutup sambutannya, Amsakar mengingatkan seluruh jajaran camat dan lurah untuk mengaktifkan kembali semangat gotong royong, khususnya di wilayah rawan banjir, mengingat cuaca ekstrem yang kerap terjadi pada bulan Desember. Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya.

“Tahun lalu, jumlah pendatang ke Batam mencapai 3,6 juta orang. Jangan sampai citra Batam tercoreng karena persoalan sampah. Alhamdulillah, saat ini kondisi kebersihan kota sudah mulai membaik dan harus terus kita jaga bersama,” pungkasnya.(Ahmad Nusur

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img