JAKARTA, Beritasatukepri.co — Sejarah tercipta di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin malam. Pertandingan final Piala Asean FIFA 2026 antara Indonesia melawan Thailand digelar mulai pukul 20.00 WIB.
Timnas Indonesia akhirnya mematahkan kutukan panjang, menundukkan Thailand lewat drama adu penalti dengan skor 4-2, sekaligus meraih gelar juara.
Laga langsung berjalan ketat sejak peluit awal berbunyi. Indonesia berhasil mencetak gol pembuka lebih dulu, namun kebahagiaan tak bertahan lama — hanya berselang tiga menit, Thailand berhasil membalas menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Skor imbang bertahan hingga pertandingan berlanjut ke babak perpanjangan waktu. Di sana, Thailand sempat membalikkan keadaan dan unggul 2-1, seakan memegang kendali untuk meraih kemenangan.
Namun mental baja tim Garuda tak patah. Tepat di menit-menit terakhir, Indonesia berhasil menyamakan kedudukan kembali menjadi 2-2, sehingga pertandingan berlanjut ke babak penentu adu penalti.
Di babak penentuan inilah nama-nama besar tampil sebagai penentu kemenangan. Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, dan Shayne Pattynama, menjalankan tugasnya dengan sempurna mengeksekusi bola ke gawang lawan, sementara kiper Audero tampil gemilang menepis dua tendangan Thailand. Hasilnya, Indonesia menang adu penalti 4-2 dan mengangkat trofi juara.
Kemenangan ini terasa sangat istimewa. Setelah 35 tahun berjuang, akhirnya Indonesia berhasil menaklukkan Thailand di partai puncak. “Akhirnya kutukan itu terpatahkan,” begitu luapan emosi para pendukung yang memenuhi stadion. Harapan yang lama terpendam kini menjadi kenyataan: Indonesia adalah penguasa Asia Tenggara.(Ha)
Red: Bsk




