BerandaUncategorizedKepala kantor KPU Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah bantah telah melakukan kekerasan...

Kepala kantor KPU Bea Cukai Batam Zaky Firmansyah bantah telah melakukan kekerasan terhadap bawahanya.

Date:

Related stories

Perkuat Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Lapas Batam Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine

BATAM, Beritasatukepri.com – Lapas Batam bersama jajaran TNI, Polri,...

DAM Nongsa Alami Penurunan TMA, BP Batam Siapkan Langkah Antisipasi Jaga Pasokan Air

BATAM, Beritasatukepri.com – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus...

BENTROKAN DI SETOKOK, POLDA KEPRI TETAPKAN TIGA TERSANGKA

BATAM, Beritasatukepri.com – Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda...

Sinergi BP Batam dan Kejari Batam, Rp18,82 Miliar PNBP Sewa Perairan Tersus Berhasil Diselesaikan

Kepala Kejaksaan Negeri Batam, I Wayan Wiradarma, secara simbolis menyerahkan penerimaan PNBP tersebut kepada Kepala BP Batam, Amsakar Achmad.
spot_imgspot_img

BeritaSatuKepri Batam — Kepala Kantor Bea Cukai KPU Batam Zaky Firmansyah Kepada rekan media Moranews.com melalui humas Bea Cukai Batam, menyampaikan konfirmasi terkait video CCTV yang beredar di beberapa media sosial, terkait video tersebut Zaky membantah telah melakukan kekerasan fisik terhadap bawahanya, yang benar adalah

  • bahwa kondisi pada saat kejadian KPU BC Batam sedang melakukan pemeriksaan para terperiksa kasus tangkapan Kodim di Tj Sengkuang, dimana harus dilakukan secara marathon dan cepat sehingga disiapkan aula untuk pemeriksaan disamping pressure yang tinggi terkait penanganan kasus2 yang lainnya
  • Kondisi tersebut dipandang perlu Kepala Kantor untuk memberikan arahan langsung tetapi diabaikan oleh pegawai sehingga Kepala Kantor memberikan teguran keras kepada salah satu penyidik.
  • tidak ada unsur penganiayaan yang dilakukan oleh Kepala Kantor.
  • ⁠teguran keras yang dilakukan merupakan bentuk pembinaan atasan kepada pegawai dalam rangka pelaksanaan tugas
  • ⁠kejadian tersebut sudah diselesaikan secara internal oleh pihak2 terkait

demikian disampaikan agar publik tau masalah sebenarnya, bahwa berita itu terlalu dibesarbesarakan tutup khumas dalam keteranganya.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img