Date:

Related stories

BP Batam Berikan Anugerah Investasi 2026, Apresiasi Kontribusi Investor bagi Pembangunan Batam

BATAM, Beritasatukepri.com — BP Batam memberikan apresiasi kepada sejumlah...

Festival Batam Bonapasogit 2026, Budaya Batak Meriah

Sabtu 31 Oktober 2026 Lestarikan Budaya di Perantauan, Festival Batam...

KAPOLDA KEPRI TEGAS, TAK ADA TOLERANSI BAGI 4 PERSONEL POLDA KEPRI YANG TERLIBAT NARKOBA

Jumat, 30 Oktober 2026 BATAM, Beritasatukepri com – Kapolda Kepulauan...

BP Batam dan KI Kepri Perkuat Sinergi Keterbukaan Informasi Publik

Jumat 29Oktober 2026 TANJUNGPINANG, Beritasatukepri.com – BP Batam terus memperkuat...
spot_imgspot_img

Lestarikan Budaya di Perantauan, Festival Batam Bona Pasogit 2026 Sukses Digelar

BATAM, Beritasatukepri.com — Untuk pertama kalinya dalam sejarah, festival budaya Batak berskala besar berhasil diselenggarakan di Pulau Batam.

Mengusung tema “Budaya Kita Masa Depan Kita”, ajang bertajuk Festival Batam Bona Pasogit 2026 ini berlangsung meriah di Tiarma Convention Center Panbil pada Sabtu, 31 Oktober 2026.

Acara yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini menjadi bukti nyata atas dua sifat dan tradisi kuat masyarakat Batak di perantauan, yaitu keteguhan dalam memegang teguh adat istiadat serta nilai keagamaan yang dominan.

Festival ini berjalan sukses berkat dukungan penuh dan sponsor dari Yayasan Yonkenedia Panbil (Panbil Group).

Ketua Pembina Yayasan Yonkenedia, Johanes Kennedy Aritonang, menyampaikan apresiasi tinggi dan menyambut baik pelaksanaan festival ini.

Meski memberikan sambutan secara daring melalui Zoom, Johanes berharap momentum ini dapat menjadi wadah pemersatu bagi seluruh elemen budaya Batak di perantauan, khususnya di Pulau Batam.

“Kita tidak boleh melupakan budaya kita yang sudah diajarkan oleh para pendahulu dan leluhur kita. Kita harus bersama-sama menjaganya dengan melestarikan budaya Batak itu turun-temurun,” ujar

Johanes Kennedy.
Ia juga memberikan imbauan khusus kepada generasi muda agar tidak melupakan identitas asalnya. “Kaum muda sekarang jangan pernah melupakan budaya, karena itu adalah ciri khas kita dari daerah asal. Harus tetap dijaga kelestariannya melalui berbagai lomba seperti festival yang kita adakan hari ini. Semoga ke depan kita terus bisa mengadakan acara lomba seperti ini,” tambahnya.

Festival ini diikuti oleh berbagai kalangan usia dewasa dari berbagai kelompok budaya Batak yang ada di Pulau Batam. Setelah melalui proses verifikasi oleh tim registrasi, tercatat puluhan peserta unjuk gigi dalam dua kategori utama yang diperlombakan:

  • Kategori Manortor: Diikuti oleh 34 tim peserta yang tampil sangat meriah dan dinilai langsung oleh para juri handal di bidangnya.
  • Kategori Parsinabung (Pembicara Tetua Adat Batak): Diikuti oleh 23 peserta yang menguji kemahiran berbicara dalam adat.

Rangkaian acara kompetisi diawali oleh penampilan dari tim lomba manortor dan ditutup dengan penampilan kategori parsinabung.
Seluruh agenda kompetisi rampung dengan aman dan tertib pada pukul 15.30 WIB.

Ketua Panitia yang juga merupakan Anggota DPRD Kota Batam, Mangihut Rajagukguk, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya acara yang tepat waktu, sukses, dan kondusif.


“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh peserta lomba serta rekan-rekan panitia yang begitu antusias mendukung dan membantu jalannya acara ini dari awal hingga akhir,” pungkas Mangihut.

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img