BerandaBerita Kepri33 Tim Tortor Batak Siap Bertanding di Piala Johannes Kennedi Aritonang Batam

33 Tim Tortor Batak Siap Bertanding di Piala Johannes Kennedi Aritonang Batam

Date:

Related stories

Listrik Batam Pulih, Amsakar Achmad : Pemerintah Kawal Pemulihan Seluruh Layanan Dasar

BATAM — Gangguan pasokan listrik yang melanda Batam sejak...

BP Batam dan Ombudsman RI Perkuat Pengawasan Pelayanan Publik

BATAM, Beritasatukepri.com — Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menjalin...

1.80 Persen Wilayah Batam Telah Terima Air, 319 Trip Mobil Tangki Disiapkan

BATAM, Beritasatukepri.com — Pemulihan distribusi air minum di Kota...
spot_imgspot_img

BATAM, Beritasatukepri.com — Pertemuan teknis perlombaan tortor Batak Piala Johannes Kennedy Aritonang telah dilaksanakan pada Selasa (13/10/2026), dihadiri oleh Johannes Kennedy Aritonang beserta perwakilan dari seluruh 33 tim peserta. Dalam pertemuan itu, para koordinator tim menerima pengarahan panitia sekaligus mencabut nomor undian untuk menentukan urutan penampilan masing‑masing tim.

Kompetisi ini digelar untuk memperkenalkan dan melestarikan warisan budaya Batak di tengah keragaman masyarakat Kota Batam. Babak penyisihan akan digelar pada Sabtu (31/10/2026) di Tiara Convention Hall Panbil, lalu 10 tim terbaik akan maju ke babak final yang dijadwalkan pada 28 November 2026. Babak final tersebut sekaligus menjadi momen peresmian Tiara Convention Hall Panbil milik Johannes Kennedi Aritonang.

Penilaian terhadap setiap tim didasarkan pada empat aspek utama: wiraga (ketepatan gerakan dan kekompakan), wirama (kesesuaian gerakan dengan irama musik), wirasa (ekspresi dan penghayatan makna tarian), serta tata busana dan penampilan adat Batak seperti ulos dan aksesori tradisional.

Seluruh peserta akan tampil di babak penyisihan, kemudian juri akan mengurutkan nilai dari tertinggi ke terendah untuk memilih sepuluh tim yang lolos ke babak selanjutnya. Persaingan diprediksi berjalan ketat karena setiap tim tidak hanya dituntut memiliki gerakan yang rapi, tetapi juga pemahaman mendalam terhadap nilai budaya tortor Batak.

Lomba ini memiliki beberapa kategori perlombakan, yaitu tortor Batak dewasa, parsinabung, pertunjukan busana adat Batak, dan tortor anak‑anak. Kegiatan ini disponsori Yayasan Yonkenedia dengan total hadiah bernilai ratusan juta rupiah beserta piala untuk para pemenang.

Diharapkan melalui kompetisi ini, tortor Batak tidak hanya menjadi pertunjukan semata, tetapi tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi muda di wilayah Batam.(*)HA

Red: Bsk

Subscribe

- Never miss a story with notifications

- Gain full access to our premium content

- Browse free from up to 5 devices at once

Latest stories

spot_img